Quis Ego?

Quis Ego?

  • WpView
    Reads 121
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing45m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 8, 2025
Syera Mahira Prameswari terbangun tanpa ingatan tentang siapa dirinya. Dituduh membunuh seorang siswi, ia dihadapkan pada kenyataan kelam yang tidak diketahuinya. Lingkungan sekolah yang penuh intrik, teman-teman yang menyimpan rahasia, dan sosok kakak yang penuh perhatian, tapi misterius. Semakin dalam ia menyelidiki, semakin kabur batas antara korban dan pelaku. Dalam pencarian identitas dan jawaban, Syera harus menghadapi bayang-bayang dirinya sendiri. Quis Ego? Sebuah thriller psikologis tentang kehilangan, pengkhianatan, dan kebenaran yang pahit. Ditulis menggunakan sudut pandang orang kedua.
All Rights Reserved
#189
rahasia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Tak Bernama
  • Sampai Suaraku Tidak Didengar
  • Kasih Atmaja (C)
  • My Perfect Husband
  • Kau Milik Aku, Bukan Dia
  • Dark in the Dark
  • We'll Meet Again
  • THE MARIONETTE GAME
  • Peak of Secret [On Going]

"Aku tak pernah lupa. Dan aku tahu... kau pun masih ingat aku." - dari sepucuk surat yang mengubah segalanya. Aira tidak pernah menyangka hidupnya yang tenang akan bertukar menjadi mimpi ngeri hanya kerana satu surat. Pada mulanya, ia hanya dianggap surat dari seorang peminat rahsia. Tapi apabila gangguan demi gangguan mula berlaku, Aira tahu - ini bukan gurauan cinta biasa. Bersama dua insan yang mencintainya diam-diam, Izz dan Zafran, Aira cuba menjejak penulis surat misteri itu. Namun semakin dalam mereka menyelam, semakin kelam rahsia yang tersingkap. Satu demi satu gadis menjadi mangsa. Dan semua petunjuk membawa kepada satu nama - seseorang dari masa silam yang tak pernah benar-benar pergi. Siapakah 'aku' di sebalik surat-surat itu? Dan mampukah Aira lari sebelum semuanya terlambat? Kerana kadangkala... cinta yang tak diluahkan bisa menjelma menjadi obsesi yang membunuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines