We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Echoes of Ashvattha Academy

Echoes of Ashvattha Academy

  • WpView
    Reads 204
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 7, 2026
WpInfo
Fiction
Mystery
Tujuh siswa. Satu foto masa kecil. Dan satu nama yang tak pernah mereka ingat. Raven baru pindah ke Ashvattha Academy-sekolah bergengsi yang tampak biasa di luar, tapi menyimpan sejarah kelam yang perlahan menelannya hidup-hidup. Ketika ia menemukan foto usang dalam amplop bersegel merah, hidupnya mulai berubah. Tak satu pun dari mereka ingat pernah bertemu sebelumnya. Tapi foto itu menunjukkan sebaliknya. Setiap bunyi lonceng menguak lapisan baru dari masa lalu mereka yang terlupakan-dan terkubur. Rahasia demi rahasia terkuak, mulai dari nama-nama yang dicoret dari arsip, perpustakaan yang terbakar, hingga pengkhianatan yang tak bisa dimaafkan. Di tengah pesan-pesan misterius dari seseorang, satu pertanyaan menghantui mereka: Apakah mereka korban... atau pelaku?
All Rights Reserved
#10
liuyaowen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • My Perfect Model ( Republish )
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Shadow in the Lab
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Defiant [END]
  • Hello, Mr. Mafia!
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Fraktal Rahasia (Selesai)

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines