In Nomine Mortis [bluesy]

In Nomine Mortis [bluesy]

  • WpView
    LETTURE 3,220
  • WpVote
    Voti 502
  • WpPart
    Parti 23
WpMetadataReadPer adultiIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, nov 2, 2025
Keadilan adalah keniscayaan, katanya. Hukum adalah wadah bagi semua, katanya. Namun ketika kebenaran dibungkam dan suara kecil tak lagi didengar, kata-kata itu kehilangan maknanya. DISCLAIMER Cerita ini mengandung muatan yang sensitif, termasuk kekerasan terhadap anak, darah, penggunaan alkohol, serta bahasa yang kasar. Konten ini ditujukan untuk pembaca dewasa dan ditulis demi kepentingan cerita fiksi. Harap membaca dengan bijak dan sesuai batas kenyamanan pribadi.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Heyu : Second Gear
  • Skyline Marriage
  • El and Jerganio (End)
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • GUMI [Completed]
  • President's Wife
  • Kamu Hanya Milikku
  • The Cold Ceo's Hidden Heir

Heyu hanyalah satu dari miliaran manusia yang lahir tanpa keberuntungan. Terlahir dari keluarga yang hancur tidak membuat mentalnya runtuh-justru di situlah otaknya belajar bergerak lebih cepat dari siapa pun. Saat orang lain menyalahkan nasib, Heyu mencari jalan keluar. Saat hidup menekannya, ia menekan balik. Ketika ia sudah mendapatkan semuanya. Tuhan kembali mempermainkannya. Tanpa peringatan, jiwanya dikirim ke tubuh orang lain. Tidak masuk akal? Memang. Tapi itulah yang terjadi. Kini Heyu harus memulai lagi dari nol. Bukan dari gigi satu- melainkan gigi dua. Karena ini bukan pertama kalinya ia jatuh. Dan di kesempatan kedua ini, ia tidak lagi belajar bertahan- ia sudah tahu cara melaju. SECOND GEAR.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti