ILY?
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 24, 2025
Gue Meisya. Dan Vino? Dia anak angkat om gue. Secara garis keluarga, kita sepupu. Tapi dari kecil kita udah bareng terus-kayak kakak-adik yang gak bisa dipisahin. Gue tahu, harusnya rasa ini gak muncul. Harusnya kita cuma saling sayang... sebagai keluarga. Tapi makin gede, makin susah bohongin diri sendiri. Gue gak bisa pura-pura. Gak bisa bilang ini cuma "sayang biasa." Vino juga ngerasain hal yang sama. Tatapan dia gak bisa bohong. Tapi kita berdua sadar, dunia gak akan pernah ngerti. Keluarga bakal ngamuk, orang-orang pasti nge-judge. Dan yang lebih ribet, ada rahasia lama yang tiba-tiba kebongkar-dan itu bisa ngubah segalanya. Kita harus milih: terus bertahan dalam rasa yang gak diizinin, atau ninggalin satu-satunya orang yang bikin hidup gue utuh. > "Mereka bilang cinta itu indah. Tapi kenapa rasanya sakit kalau harus disembunyiin?" Ini bukan kisah cinta biasa. Ini cerita tentang dua hati yang jatuh di tempat yang salah... tapi gak pernah berhenti saling nemuin.
All Rights Reserved
#949
mistery
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • The Time

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines