Lima tahun setelah sebuah hati remaja hancur berkeping, Arin telah berubah dari gadis SMP polos menjadi solois berbakat dengan satu single hits. Sementara itu, Jean-mantan kekasihnya yang dulu dia tinggalkan tanpa penjelasan-kini menjadi gitaris berbakat untuk band indie yang sedang naik daun, DUSK LINE.
Takdir mempertemukan mereka kembali dalam sebuah kolaborasi musik yang dipaksakan. Arin, dengan bayangan penyesalan masa lalu, harus berhadapan dengan Jean yang masih menyimpan luka dan sikap dinginnya. Didampingi Katrina, managernya yang tegas, Arin berusaha menjalani proyek kolaborasi ini sambil menyembunyikan perasaan bersalahnya.
Ditemani San si drummer yang easygoing dan Janson si vokalis yang cerewet, mereka melalui proses kreatif yang dipenuhi ketegangan, konflik kecil-kecilan, dan kenangan lama yang terus menghantui. Dari salah paham lirik hingga rebutan studio, setiap momen mengungkap luka yang belum benar-benar sembuh.
Namun di balik sikap dingin Jean, masih tersisa perasaan yang tak pernah benar-benar padam. Begitu pula dengan Arin, yang menyimpan rahasia besar alasan sebenarnya di balik perpisahan mereka dulu.
Akankah musik mempertemukan kembali dua hati yang pernah retak? Atau justru menjadi pengingat akan rasa sakit yang pernah mereka alami?
Sebuah kisah tentang second chance, pengampunan, dan kebenaran yang akhirnya terungkap setelah lima tahun tertunda.
---
All Rights Reserved