We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
AKU BUKAN TOKOH UTAMA

AKU BUKAN TOKOH UTAMA

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 22, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Rasya Ananta bukan siapa-siapa. Dia nggak populer, nggak punya geng, dan nggak pernah menonjol di kelas. Kalau dia nggak datang ke sekolah tiga hari pun... mungkin nggak ada yang sadar. Tapi semua berubah saat dia berhenti jadi "anak baik" dan mulai menutup diri dari dunia. Dicibir. Dihujat. Disebut berubah jadi anak nakal. Padahal, nggak ada yang benar-benar tahu: Ia hidup sendirian bersama ibunya yang sakit. Ia bangun pagi-pagi buat bantu jualan. Dan setiap hari... dia pura-pura kuat. Sampai satu orang datang- seseorang yang diam-diam selalu memperhatikannya dari jauh. Yang tahu segalanya... tapi nggak pernah ikut campur. Sampai hari itu. Hari saat Rasya ingin menyerah, dan suara itu akhirnya bicara: "Lo tetep tokoh utama di hidup lo, Sya... Dan gue, Aluna Nayaka, ada buat lo."
All Rights Reserved
#2
duniakejam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines