The Art of Smiling While Craving Ruin

The Art of Smiling While Craving Ruin

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 5, 2025
Dari luar, ia terlihat sempurna-tersenyum manis, bicara lembut, tak pernah retak. Semua orang memujanya, mengira ia kuat, tangguh, dan baik-baik saja. Tapi tak ada yang tahu, senyum itu hanya topeng. Dan di balik topeng itu, ia menyimpan kelelahan yang tak terucap... dan keinginan yang tak masuk akal: ia ingin semuanya runtuh. Ia bukan ingin mati-ia hanya ingin alasan untuk berhenti berpura-pura hidup. Dalam diam, ia memimpikan tabrakan, kebakaran, kehancuran besar. Bukan sebagai akhir... tapi sebagai awal. Satu-satunya cara agar ia bisa membangun ulang dirinya dari puing-puing yang jujur. Ia adalah seorang eccedentesiast-seseorang yang tersenyum sambil berdarah. Dan dalam diam, lachesism membisikkan godaan: "Bagaimana jika kau biarkan semuanya hancur?" Ini bukan kisah penyelamatan. Ini adalah kisah tentang menyembunyikan luka, mencintai kehancuran, dan mencari kejujuran di reruntuhan. Tentang seseorang yang ingin bebas, bahkan jika itu berarti kehilangan segalanya. Dan mungkin-di ujung kehancuran-ia akhirnya akan merasa utuh.
All Rights Reserved
#31
depresi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • Chana's Transmigrasi
  • Change The Plot (Niel)
  • BACKSTREET
  • REGAN's Crazy Wife
  • Mission
  • Drama di Pintu Kosan

Hidup santai, malas, berlimpah harta sudah membuat kehidupan Doni membosankan, hingga di malam hari ia malah disuruh menjadi pengasuh untuk satu keluarga... Doniel: "Di asuh keluarga kaya? jadi bungsu kesayangan? no baby But, jadi pengasuh, di obsesi in satu keluarga? yes!" ♤♤♤ #bromance #Brothership #family Ini bukan bl yak manteman, walau emang...physhical touch nya emang rada rada 🥰

More details
WpActionLinkContent Guidelines