Rima & Rama

Rima & Rama

  • WpView
    Reads 264
  • WpVote
    Votes 133
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 5, 2025
Apakah bisa dua sahabat yang saling membenci, diam-diam saling mencintai? Ini kisah tentang Rima Syahira dan Rama Dwi Andika. Dua insan yang terlihat bagaikan musuh bebuyutan. Mereka tak pernah absen untuk bertengkar. Setiap pertemuan penuh cacian dan sindiran. Bahkan dunia saja tak mampu mendamaikan keduanya. Tapi dibalik semua itu, ada sesuatu yang lebih rumit: yaitu perasaan yang mereka sendiri tak pernah sadari. Perasaan yang tertutup oleh gengsi. Disaat yang satu pergi, satunya mencari. Ketika satunya tersenyum untuk orang lain, satunya emosi tanpa tapi. Banyak orang bilang, cinta datang dari mata turun ke hati. Tapi di kisah Rima dan Rama membuktikan, bahwa cinta bisa datang dari caci maki dan benci. - ᵀⁱⁿᵃᴬⁿⁱˢᵃ Jangan lupa tinggalkan jejak kalian!
All Rights Reserved
#95
rival
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain
  • EVANESCENT
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines