(Never) Perfect

(Never) Perfect

  • WpView
    Reads 264
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 4, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
First Love
Highschool
Slice of Life
"Jadi pacar kamu itu... rasanya kayak mimpi." Berulang kali Zafar mengatakannya, ketika Zafar berhasil menjadi pemilik hati Aruna, si cantik yang nyaris sempurna. Hidup di dunia itu bukan tentang siapa yang paling jadi sempurna, tapi tentang siapa yang bisa belajar dari apapun ketidaksempurnaan selama ia ada di dunia ini. Karena... Kita tak pernah sempurna. Tapi kita pernah mencoba. Seperti Zafar yang tak punya apa-apa kecuali tekad untuk bertahan. Aruna punya segalanya kecuali tempat nyaman yang benar-benar bebas untuk pulang. Mereka bertemu, mereka jatuh cinta, mereka merancang masa depan yang mungkin terlalu berani. Sampai akhirnya semesta berkata cukup. Ketika semuanya menentang perasaan yang mereka punya, Zafar dan Aruna punya caranya untuk tetap bertahan. Sampai Takdir yang menentukan akhirnya. Semuanya akan sempurna, atau tidak sama sekali Mereka punya mimpi. Mereka punya tekad. Mereka punya cerita. Tapi nanti, akan bagaimana akhirnya, itu urusan takdir. Setidaknya ada banyak segala macam perjalanan yang akan dilewati bersama Aruna dan Zafar.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Siap-siap Jadi Ibu
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Become The Antagonist's Secretary
  • Círculo del Destino
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)
  • The Last Yes!
  • Night Calls
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • Under The Authority Of Senopati

Sejak awal pernikahan, Vanila Anggraini sudah menegaskan satu hal: dia memilih childfree. Namun suatu malam, sepulang dari kantor, Vani disuguhi adegan perselingkuhan suaminya, Riki. Tepat di dapur rumah mereka sendiri. Vani hanya menyapa dingin, lalu mengunci diri di kamar, menangis sepuasnya. Dia patah hati, sekaligus sadar bahwa ego laki-laki untuk memiliki keturunan memang tidak akan pernah bisa dia penuhi. Vani menolak luka dan menjadi seorang workaholic. Di tengah tumpukan pekerjaan yang tiada habisnya itulah ia bertemu dengan Danuarta. Klien duda, anak satu. "Boleh aku panggil Ibu?" Vani sempat tertegun beberapa detik sebelum akhirnya tertawa garing, berusaha mencairkan kekakuannya sendiri. "Hahahaha... boleh, boleh banget, kok." Siapa sangka, tingkah absurd remaja itu justru pelan-pelan membuat keduanya dekat, persis seperti Ibu dan Anak. Tanpa sadar juga menarik Vani semakin jauh ke dalam kehidupan sang duda. Setelah setahun mengenal, Vani kembali mengenakan cincin di jari manisnya, juga resmi memegang peran baru yang paling ia hindari dulu. Menjadi seorang Ibu. 🥇 Metropop 🥈 Duda 🥉 Comedy

More details
WpActionLinkContent Guidelines