SI TANGAN DINGIN

SI TANGAN DINGIN

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 28, 2025
Setelah mencetak sejarah di Piala Dunia 2030 dan menembus semifinal Piala Asia 2031 sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia memasuki babak baru yang lebih kelam. Publik berharap banyak, federasi haus prestasi cepat, dan sponsor menuntut tayangan indah - namun pelatih legendaris asal Belanda, Raymond van Meijer, justru didepak secara halus. Alasannya sederhana: dia terlalu idealis untuk sistem yang semakin pragmatis. Di tengah riuh euforia dan kegamangan masa depan, muncul satu nama pengganti: Bagas Nur Rahman, pelatih lokal muda dengan reputasi kejam, disiplin militer, dan pemikiran taktis yang tak bisa ditebak. Dijuluki "Si Tangan Dingin yang Keras Kepala", Bagas tidak tunduk pada federasi, tidak ramah pada media, dan tidak memberi ruang bagi pemain yang enggan berkorban. Dengan warisan besar dari Van Meijer, dan harapan satu bangsa di pundaknya, Bagas membentuk skuad baru berisi pemain lokal dan diaspora - dari Farhan Tawainella yang keras kepala, Rangga Chaniago yang kritis, hingga Amar Shahid Brkic, gelandang jenius berdarah Belanda-Jerman-Aceh yang disorot media Eropa. Namun lawan terbesar Bagas bukan di lapangan, melainkan di luar: Federasi yang ingin menjinakkannya. Direktur teknik asing yang tak sejalan filosofinya. Pundit flamboyan seperti Coach Leo, yang semula mendukung tapi kini menyerang dari layar kaca. Bahkan pemerintah dan Kemenpora... yang menunggu saat tepat untuk turun tangan. Saat Kualifikasi Piala Dunia 2034 dimulai di Gelora Bung Karno, bukan cuma laga yang dipertaruhkan. Tapi harga diri bangsa. Dan prinsip seorang pelatih yang memilih mati dalam keyakinannya, daripada tunduk pada kompromi. > "Saya tidak melatih demi pujian. Saya melatih agar kita tidak jadi pecundang lagi." - Bagas Nur Rahman
All Rights Reserved
#224
sepakbola
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stealing My Husband
  • Dua Langit Berbeda
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • MOTHER
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • The Place You Left Me [Menuz]
  • Unexpectedly Yours
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • My Step Mom?
  • ATMA FATAMORGANA

Demi mendapatkan cinta sang suami, Katharina rela merubah dirinya sendiri menjadi orang lain. Kana sudah melakukan semuanya, merubah dirinya sendiri demi Bian, hanya agar Bian mau menatapnya dan menerima kedua anak mereka namun Bian masih terus membuat tembok besar yang sulit ia tembus. Ia sudah melakukan semua hal hingga kehilangan jati diri. Ia bersikap lebih tenang agar bisa sama seperti mantan kekasih tersayang Bian, ia berpenampilan sopan memakai rok dan gaun berwarna soft juga menggunakan make up tipis seperti perempuan tenang yang estetik dalam cerita-cerita. Ia merubah dirinya sendiri menjadi orang lain demi Bian, bahkan Kana tidak tahu apa semua yang ia lakukan ini adalah jalan terbaik ataukah ia sedang menghancurkan dirinya sendiri perlahan demi perlahan. Namun semua berubah saat kedua anaknya mendapatkan ketidakadilan yang membuat darahnya mendidih. Kana tidak lagi ingin mengalah dan menjadi orang lain, ia akan menjadi dirinya sendiri dan membalas Bian atas apa yang kedua anaknya alami. Kana akan memastikan kedua anaknya mendapatkan hak mereka dari sang Ayah. Ia akan mencuri sesuatu yang memang miliknya. Mencuri - hati, pikiran, bahkan tubuh - suaminya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines