Indra bukan lagi nama yang ingin ia kenang.
Setelah luka masa lalu mengoyak hati dan jiwa hingga tak berbentuk, ia memilih mengubur segalanya-termasuk namanya sendiri. Dengan identitas baru sebagai Roland , ia menjalani hidupnya sebagai seorang duda beranak satu , merawat putranya yang bernama Leon dengan penuh tanggung jawab dan cinta yang diam-diam masih rapuh.
Kini, Roland bekerja sebagai dosen arsitektur di salah satu universitas elit di Jakarta , tempat ia dikenal tegas, dingin, dan selalu terlihat sempurna dari luar. Tapi siapa pun yang mengenalnya hanya sedikit tahu: bahwa setiap langkahnya di bumi Jakarta ini adalah upaya untuk melangkah jauh dari bayang-bayang cinta yang pernah membunuhnya secara perlahan .
Namun, hidup tidak pernah benar-benar memberikan kesempatan untuk melupakan begitu saja.
Saat masa depan mulai menyusun rencana barunya, masa lalu kembali mengetuk pintu . Di tengah rutinitasnya yang rapi, ada rahasia yang mulai terbongkar, ada tatapan mata asing yang membuat dadanya sesak, dan ada Leon yang mungkin lebih tahu dari pada apa yang Roland sangka.
Bagaimana cara seseorang melupakan cinta, jika cinta itu ternyata belum selesai dengan dirinya?
🎭 Roland harus belajar kembali: Apakah hidup baru ini cukup kuat untuk menahan beban masa lalu?
"APAPUN YANG TERJADI BAHKAN NAPAS MU SEKALIPUN JIKA DI HADAPAN KU HARUS KAU SEMBUNYIKAN "
harus kah aku hidup ?
bisakah aku hidup bahagia ?
dan bisakah aku sekali saja merasakan bahagia dan cinta dari mu ....