Rei, mahasiswa jenius yang antisosial, terancam gagal dalam proyek akhir karena tidak bisa bekerja sama. Profesor Muderawan memaksanya berpasangan dengan Nala, mahasiswi pindahan yang ceria namun sering absen. Awalnya, metode mereka selalu bentrok. Rei didukung oleh sahabatnya, Bagas, yang terus mendorong Rei untuk lebih terbuka. Perlahan, cara pandang Ayla yang unik tentang sains dan kehidupan membuat Rei jatuh cinta. Namun, ada alasan mengapa Ayla sering absen dan selalu mencatat segala hal di jurnalnya. Penyakit saraf degeneratif perlahan merenggut fungsi tubuhnya. Kakak Nala, Naya, berusaha menjauhkan Rei agar pemuda itu tidak hancur, namun Rei bersikeras bertahan. Fokus cerita beralih dari ambisi akademis menjadi perlombaan melawan waktu untuk menciptakan kenangan, menyelesaikan proyek mereka, hingga akhirnya Rei harus menghadapi kematian Nala. Melalui jurnal yang ditinggalkan Nala, Rei menemukan makna sejati dari kehidupan, cinta, dan warisan yang ditinggalkan oleh seseorang yang telah pergi.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang