Senandika Penyembuh Kelabu

Senandika Penyembuh Kelabu

  • WpView
    Reads 878
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 1, 2026
"𝘒𝘶𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘮𝘢𝘪 𝘬𝘢𝘶 𝘴𝘦𝘫𝘢𝘬 𝘩𝘢𝘮𝘱𝘢𝘳𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘥𝘪, 𝘬𝘶𝘵𝘶𝘯𝘵𝘶𝘯 𝘬𝘢𝘶 𝘥𝘪 𝘣𝘦𝘭𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢, 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘶 𝘬𝘶𝘭𝘪𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨𝘪 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘨𝘦𝘭𝘢𝘱 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘳𝘪. 𝘒𝘦𝘱𝘶𝘭𝘢𝘶𝘢𝘯, 𝘵𝘶𝘭𝘪𝘱, 𝘮𝘢𝘵𝘢𝘩𝘢𝘳𝘪. 𝘉𝘢𝘨𝘪𝘬𝘶, 𝘬𝘢𝘶 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘯𝘢𝘳𝘢𝘴𝘪 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘶 ... 𝘢𝘬𝘩𝘪𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘢𝘶 𝘥𝘪 𝘴𝘪𝘯𝘪." Bila manusia berbuat kejahatan, 𝘱𝘯𝘦𝘶𝘮𝘢-nya akan terkorosi dan akhirnya menjadi Umbra. Namun setiap perbuatan tidak berpengaruh apa-apa bagi Kelabu. Kelabu tidak akan jadi Umbra meskipun membunuh seluruh manusia. Begitu pula bila Kelabu berbuat sejuta kebaikan, 𝘱𝘯𝘦𝘶𝘮𝘢 mereka tetap abu-abu warnanya. Perbuatan Kelabu bebas dari konsekuensi, tetapi Kelabu tidak mempunyai empati. Mereka yang berambut dan bermata abu-abu adalah makhluk yang murni bertindak dan berpikir tanpa hati. Di Kepulauan yang terjamah penjajahan, di dunia tempat konsekuensi dan perbuatan hidup berdampingan, Kuswara menyaksikan perjalanan Lua menapaki kekelabuan yang kian menenggelamkan. --- /* Tulisan ini seluruhnya murni karya fiksi dan berlatar di dunia fantasi. Adapun kesamaan nama, tempat, peristiwa, dan lain-lain tidak mencerminkan keberadaan aktualnya. Kebijaksanaan pembaca sangat diharapkan. */ // Ilustrasi: Komisi seni oleh @YUMO711 (VGen) ---
Creative Commons (CC) Attribution
#202
kolonial
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mayat yang Berjalan (ed. revisi)
  • 𝐒𝐡𝐞 𝐖𝐡𝐨 𝐋𝐨𝐯𝐞𝐬 𝐄𝐮𝐩𝐡𝐨𝐧𝐢𝐮𝐦 || 𝚅𝚎𝚗𝚕𝚞𝚖𝚒
  • Blunder #0 [BELUM REVISI]
  • The Lake
  • The seven mbti friend
  • DETECTIVE AND TIME BOOK (Stok Habis)
  • Sajak Detik ✔
  • Kim'S Family [END]
  • SECOND Psychopath (Completed)
  • Eclipse Hope

Raisa Uktala mati, jatuh dari air terjun saat karya wisata sekolah. Bunuh diri? Dibunuh? Atau kecelakaan? Tak ada yang tahu. Mayat Raisa hilang ditelan arus sungai, menjadi misteri serupa kasusnya .... .... Sampai akhirnya, mayatnya berjalan. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines