Katarsis [On Going]

Katarsis [On Going]

  • WpView
    Reads 190
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 5, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Dari sekian banyak cara untuk pergi, kenapa kamu memilih itu?" Aruna Nayanika, seorang pelukis profesional yang kehilangan gairah seninya. "Seharusnya kamu melukis aku, bukan melukis bayangan pahit dari belenggu di hatimu." Adipati Baskara, seorang penulis yang kehilangan inspirasinya. Di hari yang sangat melelahkan, Aruna melihat sepucuk surat di depan pintu rumahnya. Surat itu indah sekali, dengan mawar merah sebagai pemanisnya. Namun, isi surat itu sangat menyakitkan, sebuah ucapan pamit yang di rangkai dengan begitu rapi dan puitis. Surat itu membawa Aruna jatuh ke dasar jurang yang dalam, tanpa cahaya, dan sunyi. "Kapan terakhir kali kamu memahami diri sendiri?"... ⚠️ Re : pinterest DI LARANG KERAS PLAGIAT ‼️ start : 24 Juni 2025
All Rights Reserved
#220
bali
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stealing My Husband
  • MOTHER
  • Dua Langit Berbeda
  • Unexpectedly Yours
  • ATMA FATAMORGANA
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)

Demi mendapatkan cinta sang suami, Katharina rela merubah dirinya sendiri menjadi orang lain. Kana sudah melakukan semuanya, merubah dirinya sendiri demi Bian, hanya agar Bian mau menatapnya dan menerima kedua anak mereka namun Bian masih terus membuat tembok besar yang sulit ia tembus. Ia sudah melakukan semua hal hingga kehilangan jati diri. Ia bersikap lebih tenang agar bisa sama seperti mantan kekasih tersayang Bian, ia berpenampilan sopan memakai rok dan gaun berwarna soft juga menggunakan make up tipis seperti perempuan tenang yang estetik dalam cerita-cerita. Ia merubah dirinya sendiri menjadi orang lain demi Bian, bahkan Kana tidak tahu apa semua yang ia lakukan ini adalah jalan terbaik ataukah ia sedang menghancurkan dirinya sendiri perlahan demi perlahan. Namun semua berubah saat kedua anaknya mendapatkan ketidakadilan yang membuat darahnya mendidih. Kana tidak lagi ingin mengalah dan menjadi orang lain, ia akan menjadi dirinya sendiri dan membalas Bian atas apa yang kedua anaknya alami. Kana akan memastikan kedua anaknya mendapatkan hak mereka dari sang Ayah. Ia akan mencuri sesuatu yang memang miliknya. Mencuri - hati, pikiran, bahkan tubuh - suaminya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines