DEAR PKKMB

DEAR PKKMB

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 24, 2025
Ekspektasi yang besar merupakan tekanan bagi Divisi Acara pada kegiatan PKKMB UNIMA 2022 ini. Adanya tuntutan yang besar oleh pihak birokrasi campus dan penolakan bertubi-tubi terkait konsep pelaksanaan kegiatan tersebut. Berulang kali Nian mencoba meyakinkan diri, apakah Ia berkompeten untuk menjadi Ketua Divisi Acara. Ditengah krisis mengatasi tekanan itu, Nian juga tidak kalah pusing menghadapi perasaannya. Iya, benar perasaan.Kata orang "Perasaan itu tak bisa ditebak." memang benar adanya. Nian merasa kuantitas perasaan yang semakin membesar dikarenakan intensitas waktu bertemunya dengan Lian yang merupakan Ketua Bem UNIMA dan PIC PKKMB 2022 itu. Act of service, bertanggung jawab, Jiwa leadership. Mampus sudah Nian, jika melihat tiga karakteristis Lian yang membuatnya terjatuh- sejatuhnya pada pesona itu. Konsep. Deadline. Lian yang mempesona. Jika memungkinkan Nian ingin mampu membagi diri layaknya cacing Pita, agar ia dapat membagi fokusnya dengan baik. Sungguh, Ia menyesal tidak berusaha lebih keras menentang saat pengumuman susunan kepanitiaan PKKMB kala itu. "Bang Je, Gue udah bilang saat rapat Internal kemarin. Gue gak mau jadi Kadiv apapun dalam kegiatan PKKMB ini dan Gue gak bisa." "Lo bisa" Nian menegang mendengar suara seseorang dibelakangnya, sementara itu Jehan dan Syakir yang ada dihadapannya hanya tersenyum dan mengangkat dua tangan yang terkepal itu untuk memberi semangat. Start : 24 Juni 2025
All Rights Reserved
#385
squad
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • The King & The Doctor
  • Love at Time's Brink✔️
  • Second
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [END]
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Given || Ju Jihoon
  • JEEVANA
  • I Want to Live [END]

[BUKAN NOVEL TERJEMAHAN | SEGERA TERBIT] Luo Yi, seorang mahasiswa miskin yang mengandalkan beasiswa agar tetap bisa melanjutkan pendidikannya. Yatim piatu dari umur 7 tahun, membuatnya harus bisa bertahan sendiri di dunia yang keras ini. Dalam sehari, dia bisa bekerja untuk 3-4 toko. Walaupun terkadang sangat menyebalkan dan melelahkan, Luo Yi tidak pernah menyerah. Dia melakukan itu untuk hidupnya. Dia ingin hidup lebih baik di masa depan! Namun, suatu malam, di sebuah jembatan yang membentang diatas sungai, dia mengalami kecelakaan. Sepeda yang sedang dikayuhnya untuk mengantar pesanan pelanggan, ditabrak oleh sebuah truk yang kehilangan kendali. Akhirnya, dia menabrak pagar pembatas dan tubuhnya terpental jatuh ke sungai. Dia pikir, itu adalah akhir hidupnya. Namun, takdir berkata lain. Dia selamat! Tapi, ada yang aneh. Dia bangun di zaman kuno! "SELIR LUO AKHIRNYA BANGUN!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines