
Ekspektasi yang besar merupakan tekanan bagi Divisi Acara pada kegiatan PKKMB UNIMA 2022 ini. Adanya tuntutan yang besar oleh pihak birokrasi campus dan penolakan bertubi-tubi terkait konsep pelaksanaan kegiatan tersebut. Berulang kali Nian mencoba meyakinkan diri, apakah Ia berkompeten untuk menjadi Ketua Divisi Acara. Ditengah krisis mengatasi tekanan itu, Nian juga tidak kalah pusing menghadapi perasaannya. Iya, benar perasaan.Kata orang "Perasaan itu tak bisa ditebak." memang benar adanya. Nian merasa kuantitas perasaan yang semakin membesar dikarenakan intensitas waktu bertemunya dengan Lian yang merupakan Ketua Bem UNIMA dan PIC PKKMB 2022 itu. Act of service, bertanggung jawab, Jiwa leadership. Mampus sudah Nian, jika melihat tiga karakteristis Lian yang membuatnya terjatuh- sejatuhnya pada pesona itu. Konsep. Deadline. Lian yang mempesona. Jika memungkinkan Nian ingin mampu membagi diri layaknya cacing Pita, agar ia dapat membagi fokusnya dengan baik. Sungguh, Ia menyesal tidak berusaha lebih keras menentang saat pengumuman susunan kepanitiaan PKKMB kala itu. "Bang Je, Gue udah bilang saat rapat Internal kemarin. Gue gak mau jadi Kadiv apapun dalam kegiatan PKKMB ini dan Gue gak bisa." "Lo bisa" Nian menegang mendengar suara seseorang dibelakangnya, sementara itu Jehan dan Syakir yang ada dihadapannya hanya tersenyum dan mengangkat dua tangan yang terkepal itu untuk memberi semangat. Start : 24 Juni 2025Tous Droits Réservés
1 chapitre