Perkemahan Talaga Pineus Riverside

Perkemahan Talaga Pineus Riverside

  • WpView
    Reads 171
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 21, 2025
Di suatu sudut Jawa Barat, di tepi aliran sungai bening yang membelah hutan pinus, berdirilah Perkemahan Talaga Pineus Riverside-sebuah perkemahan yang digunakan untuk kamp pelatihan dua bulan dari kebijakan kontroversial seorang gubernur. Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat, pernah mengirim anak-anak nakal ke barak militer. Namun, pendekatan keras ala tentara gagal mendidik; justru menumbuhkan protes di mana-mana. Demonstrasi sayap kiri meledak di jalan-jalan, memaksa kebijakan dirombak total menjadi kamp pendidikan tanpa gadget, dengan harapan membenahi moral para pembangkang muda lewat pendekatan alam. Para pembina dipilih dari mahasiswa-mahasiswa terbaik berbagai universitas ternama-ITB, UPI, Universitas Padjadjaran-sekaligus menjadikan perkemahan ini ladang praktik lapangan bagi mereka. Di antara para pembina itu ada nama-nama yang kelak terjerat malam mencekam: Freya Jayawardana, Daniel Bagastya, Jake Sim alias Shim Jae-yoon,Arven El Fatih, Calysta Aprionica, Ryn Andini, dan Silvia Kusumawardani. Dan di balik barisan mahasiswa muda itu, berdiri Juwita Aksara, sang pemilik perkemahan, perempuan yang percaya penuh pada Arven-meski seringkali matanya menyimpan rahasia yang tak terucapkan. Di hutan yang sama, berkeliaran Dika Aksara, polisi tunggal dan misterius, yang kehadirannya menimbulkan lebih banyak tanya daripada jawaban. Dua bulan lalu satu hari sebelum kamp pendidikan dibuka. Sepasang pembina-Misra Puspika dan Alwi Assegaf-lenyap di jalanan sunyi hutan pinus. Angin membawa desas-desus tentang pemburu yang wajahnya berlumur darah-Ferdy dan Tika, nama yang hanya muncul di bisikan gelap. Juga kabar burung tentang penyihir yang menampakkan diri pada mereka yang lengah. Ini bukan sekadar kisah perkemahan di tepi sungai. Ini adalah satu malam terpanjang di Talaga Pineus Riverside, ketika langit purnama jadi saksi, manusia di uji, dan hutan pinus membisikkan rahasianya yang lebih menyeramkan daripada yang bisa ditebak pada mereka yang berani mendengarkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shadow in the Lab
  • Defiant [END]
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Bound to Him
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Hello, Mr. Mafia!

Sebagai anak magang di laboratorium penelitian mutakhir, Selene tahu pekerjaannya tidak akan mudah. Tapi dia tidak pernah menyangka harus berhadapan dengan Axel-vampir berbahaya yang dikurung dengan rantai berat, tatapannya tajam dan penuh kejengkelan. "Nah, manusia lain." Suaranya datar sebelum dia memutar mata, seolah keberadaan Selene hanyalah gangguan kecil dalam hari-harinya yang panjang. Ilmuwan disini ingin memahami kekuatannya, mengungkap misteri yang membuatnya berbeda. Tapi Selene? Dia hanya ingin menemukan cara agar bisa bertahan... dan mungkin, mendekatinya tanpa menjadi target berikutnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines