Tentang Natia Sheldam, SMANTRA, Teater dan cinta sepihaknya. Tentang luka yang selama ini Natia tutupi. Tentang jatuh cinta, ditinggalkan, dan dipatahkan oleh orang-orang yang dicinta. Sepotong donut yang dibagi tiga, yang didapat lebih bermakna. Ketimbang satu kotak penuh dengan beragam rasa. Tetapi, hanya diri sendiri yang merasakannya. Hambar. Natia suka donut, karena cinta dan tawanya ada di dalam sepotong dari 1/3 bersama keluarga. Namun, setelah dewasa ia bisa memakan donut sepuasnya. Tetapi, cinta keluarga, cinta pada Ragam, cinta pada Rey. Ikut hilang dalam jejak sepotong donut dan cappucino dinginnya. Ini kisah sang ceter gila dari SMANTRA... "Jangan pernah jatuh cinta pada anak teater. Karena, cibta mereka, itu palsu." -Bajingan Tengik, SMANTRA
More details