Aku Pernah Tinggal Di Hatimu

Aku Pernah Tinggal Di Hatimu

  • WpView
    Membaca 80
  • WpVote
    Vote 18
  • WpPart
    Bab 14
WpMetadataReadLengkap Rab, Nov 26, 2025
WpInfo
Fiksi
Romansa
bagi Elza, Alzy bukan sekadar pacar. dia adalah rumah-tempat paling tenang, paling hangat, dan satu-satunya tempat di mana Elza bisa jadi dirinya sendiri, tanpa pura-pura. tapi rumah itu pergi... tanpa alasan yang jelas, tanpa pamit yang utuh. setelah ditinggal Alzy, Elza bukan cuma kehilangan seseorang. dia kehilangan bagian dari dirinya yang dulu merasa cukup, nyaman, dan aman. dalam sepi dan kenangan yang belum sempat selesai, Elza mencoba pulih. lewat lagu lama, halaman novel, dan bangku taman yang dulu penuh tawa, dia belajar berdamai-bukan dengan Alzy, tapi dengan perasaannya sendiri. karena kadang... orang yang paling kita cinta, cuma mampir sebentar untuk menunjukkan rasa yang selamanya bakal kita cari.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#20
tentangkehilangan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • One Track
  • Robert nya Aurel
  • ALTEZZA [New Version]
  • BLOOMING [END]
  • Ketos Galak
  • Protagonis E'x Girlfriend
  • Love Hate [END]
  • Annela
  • s*x story

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan