Transmigrasi Gesrek

Transmigrasi Gesrek

  • WpView
    Reads 190
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 13, 2025
Sinopsis: Carina Vebyria. Seorang gadis yang sederhana, tidak terlalu cantik dan juga tidak terlalu jelek jadi standar an lah yah. Memiliki hobi rebahan juga membaca, termasuk membaca novel apalagi novel romance. Tidak lupa sifat gesrek nya yang melekat di dirinya. Anak yang suka jahil bikin orang jantungan, sampai² orang tuanya aja nyerah ama sifatnya. Betrina Gizelle. Seorang gadis cantik dengan sejuta pesona. Cantik? Sudah pasti. Harta? Punya dia. Pintar? Bisa di bilang jenius. Tapi sayang semuanya dia tutupi dengan berpenampilan cupu, kutu buku. Dia memiliki hobi makan juga rebahan. Sifatnya yang lugu, polos nyerempet ke bego, lemah lembut, penyayang, juga ceria. Tapi karena suatu 'hal' ia menjadi pendiam, introvert, penakut. . . . Bagaimana jadinya jika seorang gadis dengan sifat gesreknya mengalami hal di luar nalar, yaitu bertransmigrasi ke tubuh seorang gadis cupu. Apakah dia bisa menerima kenyataannya? Apa dia bisa menjalani kehidupan barunya? Apa dia akan bersikap seperti pemilik tubuh sebelumnya atau?... Mau tau kelanjutan ceritanya?... So, langsung baca aja! Cus... *** Note: ° Jika ada persamaan nama, tempat, atau yang lain itu unsur ketidak sengajaan!! ° Terdapat bahasa baku dan non baku!! ° Terdapat kalimat yang kurang tepat, alur acak-acakan, penulisan kata yang salah, penempatan tanda baca yang salah, jadi mohon untuk bijak dalam membaca!! Jangan lupa tandai jika ada typo!! ‐------------------- Baca beberapa part dulu aja, kalau suka so... lanjut baca kalau tidak yaudah skip aja. Jangan lupa kalau suka tambahin ke perpus ya:)) Tinggalkan jejak kalian, dan vote, komen, and share🖇 Cover by chatgpt.com📍
All Rights Reserved
#718
bar-bar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • The Time

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines