Langit Tak Bertuan

Langit Tak Bertuan

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 25, 2025
Di balik nama besar sebuah keluarga yang dihormati, tersembunyi rahasia-rahasia yang tak pernah diucapkan. Seorang gadis tumbuh di tengah tekanan darah bangsawan yang tak pernah menganggapnya cukup pantas, sementara satu demi satu keputusan hidupnya diambil oleh mereka yang menyebutnya "keluarga". Namun langit tak selalu biru, dan tak semua luka bisa disembuhkan dengan waktu. Ketika cinta datang dari arah yang tak terduga, dan pengkhianatan justru lahir dari tempat paling dekat, ia dihadapkan pada pilihan yang bukan hanya soal perasaan... tapi soal harga diri, masa depan, dan hidup yang ia yakini miliknya sendiri. Di dunia yang penuh tuntutan, kehormatan, dan nama besar... Siapa yang benar-benar memegang kendali? Dan ketika semua orang mulai menunjukkan wajah aslinya Masih adakah tempat yang bisa disebut rumah?
All Rights Reserved
#119
secretlove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines