LARA NALA | END

LARA NALA | END

  • WpView
    Reads 302
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadComplete Wed, Jul 30, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Ini bukan kisah cinta sempurna. Ini tentang seorang gadis yang belajar bertahan di dunia yang tak selalu ramah. Tentang pagi-pagi sunyi di kos kecil, roti tawar yang setia menemaninya, dan doa-doa lirih yang hanya Tuhan yang tahu. Sampai suatu hari, ia bertemu seseorang. Bukan pahlawan. Bukan penyelamat. Hanya seseorang... yang membuat langkahnya tak lagi terasa sendirian. Dan di tengah lara itulah, Nala akhirnya menemukan rumah. Yuk intip cerita Lara Nala >> Hak cipta dilindungi Tuhan yang maha esa. Plagiat bukan prestasi yang membanggakan. © copyright by nailaasbila06 Start:25 Juny 2025.
All Rights Reserved
#116
kisahhidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ALTEZZA [New Version]
  • BLOOMING [END]
  • Protagonis E'x Girlfriend
  • Robert nya Aurel
  • s*x story
  • Annela
  • One Track
  • Ketos Galak
  • Love Hate [END]

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines