The Ruins of Us

The Ruins of Us

  • WpView
    Reads 1,146,145
  • WpVote
    Votes 76,290
  • WpPart
    Parts 59
WpMetadataReadComplete Sun, Apr 19, 2026
Di bawah langit yang sama, mereka tumbuh. Yohanes di lantai atas dengan jendela besar dan sendok emas di genggaman, sementara Asmara menyapu bayangan di sudut-sudut rumah yang bahkan tak pernah menyebut namanya. Lalu datang keheningan yang berbeda. Tak ada yang pecah, tapi segalanya retak perlahan. Di balik sisa-sisa yang tertinggal, mereka belajar, bahwa tak semua yang pernah bersinggungan bisa saling menyelamatkan. Dan tak semua cerita dimulai karena cinta, kadang, hanya karena tidak ada jalan lain. © RintiekHujan 2025
All Rights Reserved
#850
romansa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WHEN I SEE YOU LIKE DAYLIGHT
  • Vittoria Svana
  • Petals On A Glass Grave
  • Sweetest Venom
  • ON THE SAME PAGE (COMPLETED)
  • Prahara Lamaran [END]
  • The Last Hope [ END ]
  • The Home He Lives In [COMPLETED]
  • Temperature Gap
  • second chance (completed)

Nala Hapsari Sastrodiardjo ia sangat tersembunyi. Tidak terlihat media, dan hanya terkenal dikalangannya saja. Sang Eyang, Rukmini Sastrodiardjo telah menanamkan berbagai ajaran penting dalam kehidupannya. Dari tutur kata, perilaku dan berbagai aturan dalam kehidupan. Nala tumbuh menjadi wanita yang anggun nan ayu. Namun dua kalimat ini bisa membuat menghilangkan senyum yang selalu ia pertahankan didepan orang orang sesuai ajaran eyangnya. "I can't be in this relationship again, Nala. Let's end this." Dengan tak sopannya, Reza Pramono Aditya, tunangannya membatalkan pertunangan mereka dihadapan banyak tamu undangan saat Sastrodiardjo sedang merayakan ulang tahun hotel milik mereka. "Tidak seharusnya kamu bicara hal sepenting itu di tengah acara seperti ini. Saya harap kamu bisa menemui keluarga saya setelah ini." Nala berpalik arah dan meninggalkan lelaki itu. Ketukan langkah kaki Nala tidak nampak seperti orang yang baru saja di campakkan, berjalan dengan penuh kepercayaan diri, kepalanya terangkat membiarkan orang orang menatapnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines