Prahara Kembang Ningrat

Prahara Kembang Ningrat

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 27, 2025
Seorang putri Bupati yang mencintai laki laki pribumi di tengah peperangan antara masyarakat Solo dengan Kolonial Belanda. Nala Kama di haruskan untuk mengikuti peperangan yang terjadi karena ia hanya seorang pribumi yang wajib ikut andil dalam peperangan, sedangkan sang pujaan hati adalah seorang ningrat yang hidup sangat berkecukupan dibawah tekanan sang ayah. Mereka bertemu kala Nala diperintahkan untuk menjaga kediaman tinggal sang pujaan hati. Perempuan berparas cantik nan jelita itu telah memikat hati Nala Kama.Tetapi karena kondisi mereka yang berbeda jauh, akankah kisahnya berakhir bahagia?
All Rights Reserved
#20
kemuning
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {End}
  • Drama di Pintu Kosan
  • Mission
  • BACKSTREET
  • REGAN's Crazy Wife
  • Chana's Transmigrasi
  • Change The Plot (Niel)

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines