Bluesette Siblings

Bluesette Siblings

  • WpView
    Reads 1,212
  • WpVote
    Votes 145
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 20, 2025
Keluarga yang di kenal sebagai Keluarga yang memiliki nama tengah mereka yang artinya Biru. Keluarga yang memiliki anak Duo Triplets, dengan segala tingkah laku dan sifat dari yang Masyaallah Subhanallah sampai Astaghfirullah Nauzubillah. Sulung dari Triplets Sulung dikenal dengan kegilaannya yang cuman bisa di counter sama sulung tengah. Anak tengah dari Triplets Sulung, kadang jahil kadang tenang, kadang gila tapi gak segila yang sulung, dikenal sebagai pawang sulung. bungsu dari Triplets Sulung, mageran, tenang selayaknya air tapi bisa juga ikutan gila dan bikin masalah. sulung dari Triplets bungsu mood swing, sumbu pendek tapi dia orangnya agak rajin dan kelewat bersih. anak tengah dari Triplets bungsu, si jago masak, juru masak rumah selain kakak dia yang nomor dua, ramah, suamiable, menantuable, baik. bungsu dari Triplets bungsu, sekaligus the real bungsu, sopan santun, adabnya bagus banget, ramah juga, tukang Cepu(diem-diem), rada polos juga, suka banget dia di kibulin sama si sulung. Bila membaca cerita ini, harap menyiapkan kewarasan dan kesabaran, soalnya mereka suka mancing emosi dan menguji kesabaran pembaca bahkan authornya juga.
All Rights Reserved
#50
boboiboybeliung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Love at Time's Brink✔️
  • The King & The Doctor
  • I Want to Live [END]
  • Given || Ju Jihoon
  • Second
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [END]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines