Yang Belum Pernah Aku Bahas

Yang Belum Pernah Aku Bahas

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 26, 2025
"Yang Belum Pernah Aku Bahas" Aku gak nulis ini buat dimengerti. Tapi buat bikin diriku sendiri bisa dengar lagi. Cerita ini bukan tentang yang kuat atau yang menang. Ini tentang dia yang pernah ngerasa cukup - tapi dipaksa kurang. Tentang dia yang pernah bertahan - tapi gak pernah dipeluk. Namanya Hanin. Dia gak nyari siapa-siapa. Tapi dia pengen bebas dari rasa salah yang dia simpan sendiri. Dan kadang... yang paling menyakitkan bukan kehilangan, tapi sadar bahwa semua hal bisa berubah bahkan saat kita udah kasih semua.
All Rights Reserved
#33
realitahidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"
  • Change The Plot (Niel)
  • REGAN's Crazy Wife
  • Chana's Transmigrasi
  • Mission
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {End}
  • BACKSTREET
  • Drama di Pintu Kosan

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines