EMPIRE OF DESIRE  [Ddeungromi ]

EMPIRE OF DESIRE [Ddeungromi ]

  • WpView
    مقروء 932
  • WpVote
    صوت 109
  • WpPart
    فصول 8
WpMetadataReadللبالغينمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: جمعة, سبتـ ١٢, ٢٠٢٥
Sepanjang hidupku aku diajarkan untuk bersikap terhormat, untuk melakukan apa yang diharapkan dariku. Hari ini aku menentang semua itu. Berbadan gelap dan tinggi, Evano muncul di ambang pintu, datang untuk mengklaim hadiahnya. Matanya menatap tubuhku yang telanjang dan mataku pun melakukan hal yang sama. Dia kejam dan bejat, Tidak ada jalan keluar. Daya tarik yang brutal , kenikmatan terlarang, janji rasa sakit , Aku seharusnya merasa jijik padanya, tetapi tidak. Tidak karena tubuhnya dan tidak selalu karena sifatnya. 1 menit mematikan air di kamar mandi, takut akan apa yang diinginkannya, benar-benar takut akan apa yang kuinginkan. ini adalah permainan caturnya, dia adalah raja dan aku adalah ratu yang terperangkap yang harus dilindungi Camorra. Dia memindahkanku ke posisi untuk gerakan terakhirnya, Membunuh. Selesai. Dia membuka kancing kemejanya lalu menyingkirkannya. Dia bergerak mendekat, berhenti tepat di hadapanku. " Kau selalu menatapku seperti sesuatu yang ingin kau sentuh tetapi tidak boleh. Siapa yang menahanmu", Angel?
جميع الحقوق محفوظة
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Nakula
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status
  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى