Love Beyond Hate ✔️

Love Beyond Hate ✔️

  • WpView
    Reads 4,775
  • WpVote
    Votes 908
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 18, 2025
Mereka pernah menjadi musuh bebuyutan di sekolah. Tak pernah selesai. Tak pernah benar-benar terlupakan. Kini, bertahun kemudian, Sheanna Ardelia kembali dipertemukan dengan orang yang paling tidak ingin ia lihat dalam hidupnya - Kalandra Maverick, laki-laki arogan yang dulu selalu menantangnya, direktur utama di tempatnya bekerja. Sheanna hanya ingin bekerja dan menciptakan produk yang berarti. Kalandra hanya ingin membuktikan bahwa ia layak memimpin. Namun, takdir berkata lain. Sebuah project yang berpotensi mengubah arah perusahaan - memaksa keduanya bekerja dalam ruang yang sama. Dalam setiap rapat, setiap debat, setiap adu ego ... mereka menemukan sesuatu yang tak pernah terduga. Rasa yang tak pernah padam. Di antara tekanan keluarga, intrik perusahaan, dan bayang-bayang masa lalu, mereka harus memilih: ego atau kompromi, ambisi atau keberanian untuk merasa, melupakan masa lalu atau menghadapi kebenaran. Bisakah dua orang yang saling bertentangan menemukan rasa yang sama? Karena terkadang, yang paling sulit bukan menciptakan rasa ... tetapi mengakui yang sudah ada sejak awal. Start : 01 Juli 2025 Finish : 18 November 2025
All Rights Reserved
#15
projectewa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Prahara Lamaran [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula
  • Salah Status
  • Kembang Desa (Hiatus)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines