Where We Stood to Lose

Where We Stood to Lose

  • WpView
    Reads 3,198
  • WpVote
    Votes 264
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 18, 2026
Brandon Tjhin adalah pria sempurna: tampan, sopan, pewaris, dari keluarga terpandang dan yang paling penting, dia adalah calon pilihan orang tua Michelle. Gala malam itu seharusnya jadi momen perkenalan resmi antara Michelle dan Brandon. Tapi bukannya bergandengan tangan, Michelle justru menyiramkan satu gelas sampanye ke wajah Brandon. Tanpa senyum, tanpa penyesalan. Hanya sebagai pengingat: tidak semua hal bisa dimiliki, bahkan oleh orang yang punya segalanya. Malam itu Michelle menjadi sorotan. Semua mata menoleh, seolah menghakiminya. Sementara Brandon diam, basah kuyup, dan merasa terhina. Tegang. Hening. Sampai seseorang yang bahkan tak ada dalam rencana Michelle muncul dari sisi ruangan, seolah dia pun diundang dalam rencana kali ini. "She's with me," kata Meraki Elvar Atmadja sambil menggandeng lengan Michelle. Brengsek berkelas, liar, sinis, tak nyaris tak pernah peduli pada tata krama. Meraki muncul seperti kekacauan kecil yang tak bisa dihindari. Ucapannya sering terdengar asal, tapi entah kenapa, selalu mencuri perhatian. Mereka bertiga seharusnya bukan satu cerita. Tapi malam itu mengubah segalanya. Di antara reputasi yang nyaris suci, luka yang ditutup rapi, dan perasaan yang tak bisa lagi dibungkam. Michelle harus memilih jalan mana yang benar-benar miliknya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Salah Status
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines