A Name Without a Face

A Name Without a Face

  • WpView
    Reads 152
  • WpVote
    Votes 71
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Jul 2, 2025
Elvaira tak pernah tahu nama pria itu. Ia hanya tahu, pria itu tinggal bersamanya-atas perjodohan yang tak pernah ia setujui. Tapi pria itu tak pernah menunjukkan wajahnya. Ia berbicara dari balik dinding, menulis pesan di kertas, dan melarang siapa pun menyentuh kamarnya. Satu-satunya yang Elvaira tahu hanyalah: ia tidak boleh pergi. Hari demi hari, Elvaira mulai dihantui rasa ingin tahu. Siapa sebenarnya pria itu? Kenapa wajahnya harus disembunyikan? Dan kenapa ia mulai jatuh cinta pada seseorang yang bahkan tak pernah ia lihat? Tapi ada satu hal yang pria itu tak pernah bilang: "Jangan pernah mencoba membuka pintu itu."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NARASI JEDA
  • Escape : Menjadi Pengganti Dosa Kakakku
  • After the Fall
  •  MARDARA
  • GreenFlag? [ORINE]
  • Crazy Obsession (End✔️)
  • TUNANGAN ANTAGONIST GILA
  • Trapped In The Novel
  • Bodyguard Salah Alur
  • LUAN MAVERICK

Tiga tahun seharusnya cukup untuk mengubah luka menjadi abu. Namun, bagi Winona, waktu seolah berhenti saat ia melihat namanya bersanding dengan Kavi Arka Mahasura di daftar anggota Kelompok 11 KKN. Sialnya, Winona tidak hanya harus satu kelompok dengan sang mantan, ia bahkan terpilih menjadi wakil ketua. Ia menjadi pendamping setia Kavi dalam menjalankan program pengabdian. Alih-alih profesional, Kavi justru menggunakan kekuasaannya sebagai ketua untuk memojokkan Winona, melampiaskan sisa amarah dan sakit hati yang ternyata belum juga mati. Keadaan semakin keruh saat sosok Tasya hadir di antara mereka, memicu percikan cemburu yang seharusnya sudah padam. Bagi Winona, 40 hari di desa bukan lagi soal pengabdian pada masyarakat, melainkan arena pertarungan ego yang melelahkan. Akankah waktu 40 hari itu menjadi momen bagi mereka untuk melanjutkan narasi yang sempat berjeda? Ataukah ini justru menjadi kesempatan bagi keduanya untuk saling menghancurkan hingga berakhir lebih hancur dari sebelumnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines