The Shadow Curse

The Shadow Curse

  • WpView
    Membaca 276
  • WpVote
    Vote 79
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Sep 12, 2025
Ketika purnama menyapa, satu nama akan binasa. Tanpa jejak tangan manusia, tak ada saksi mata, dan tak ada bekas yang tertinggal. Hanya darah yang berbicara, karena darah tak pernah berdusta. Kutukan bayangan yang tersegel telah bangkit kembali, kegelapan secara perlahan membelenggu Kerajaan Castiel. Bisikan ketakutan menjalar, merasuki tembok-tembok. Tujuh pemuda ditarik oleh takdir kelam, menyelami rahasia di balik dinding berdarah. Namun, 𝘣𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘩. Tak ada yang bisa menolak takdirnya. ──────────────────────────────── ENHYPEN fiction stories The Shadow Curse Copyright© cornjeiko, 2025 ─ it is strictly forbidden to plagiarize this story, please respect the author.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#135
darkfantasy
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bound to Him
  • Defiant [END]
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Shadow in the Lab
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Fraktal Rahasia
  • (END) Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan