NATURAL LAW

NATURAL LAW

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 6, 2025
WpInfo
Fanfic
Bagaimana jika kamu mempunyai saudara dari lain ibu yang tak kamu ketahui? Mungkin kamu akan merasakan kecewa, namun jika kamu diberi tahu hal tersebut dengan sebuah peristiwa yang sangat memberikan trauma besar kepadamu, kamu akan lebih sakit. Gilang Adhitama, seorang putra bungsu dari pernikahan Raka dan Paramitha. Sejak kecil, ia selalu menjadi bayang-bayang sari kakaknya yang beberapa waktu silam telah meninggal, dan juga impian terbesarnya telah lenyap akibat tingginya ego dari Raka serta Paramitha. Namun, sebelum semua itu lenyap, ia diberi sebuah kepercayaan untuk menyelesaikan sebuah masalah yang ternyata membuat nyawanya hampir melayang tanpa tanda aba-aba. Apakah Gilang mampu? Cerita ini bukan sekedar menceritakan dari sisi Gilang, namun juga kakak tirinya, Sankara Premaswara yang juga sama sakitnya dengan Gilang. Tak ayal, karena rasanya tak diakui, tak dihargai, dan ditendang tidak seindah itu. Apakah Sankara mampu bertahan hingga sebuah kemenangan diraihnya? ______________________________ Saran dak kritik dipersilakan, dan jangan lupa vote dan komen! Always be happy and have a nice day!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • I Want to Live [END]
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • The King & The Doctor ✓
  • Given || Ju Jihoon
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Second
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines