7 Wishlist Nakala

7 Wishlist Nakala

  • WpView
    LECTURAS 768
  • WpVote
    Votos 74
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jul 7, 2025
[⚠️Follow dulu sebelum membaca!!!] - Setiap anak yang dilahirkan bukankah berhak mendapatkan kasih sayang dari orang tua? Mendapat perhatian bahkan akan di jaga sebaik mungkin agar anaknya tidak terluka. Namun sepertinya hal itu tak berlaku bagi Nakala. Dia anak yang tidak di inginkan bahkan di akui oleh orang tuanya saja tidak. Sejak masih di dalam kandungan, janin tak berdosa itu bahkan sudah berkali-kali akan di lenyapkan. Kata orang kehadiran seorang anak itu sangat di tunggu-tunggu oleh setiap orang tua. Tapi kenapa Nakala tidak? Katanya kelahiran seorang anak itu akan langsung di hujani oleh cinta dan kasih sayang. Tapi kenapa Nakala tidak demikian? Bahkan hanya sekedar mengakuinya sebagai anak saja orang tuanya enggan. Ini kisah Nakala, remaja yang sedari dulu selalu bermimpi bisa hidup bahagia bersama keluarganya. - Ikuti kisah Nakala yuk, mari merapat! Jangan lupa tinggalin jejak kalian Vote Comment Follow Instagram author:ekamrlna_?
Todos los derechos reservados
#279
coolboy
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido