Gue straight. Gue playboy. Gue bahagia. Sampai suatu malam, ada kesalahan besar-dia mabuk, dan si brengsek badboy kampus itu masuk dalam hidup (dan badan) gue. Sekarang? Gue hamil. Dia senang. Gue pengen lempar meja. Parahnya lagi, keluarga gue dan keluarga dia sepakat buat "mendidik anak bersama". Gue harus serumah sama cowok yang menurut gue pantasnya tinggal di kandang gorila, bukan dalam apartemen gue. Tapi dia selalu bilang: "Anak ini gak salah. Dan gue gak akan ninggalin lo." Muntah. Jijik. Muak. Tapi gak bisa kabur. Hidup gue udah resmi berubah. Dan sayangnya, dia ikut dalam perubahan itu.
More details