REMAINS

REMAINS

  • WpView
    GELESEN 61
  • WpVote
    Stimmen 9
  • WpPart
    Teile 6
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Sep. 2, 2025
Pernah nggak sih, lo merasa seperti hidup lo berhenti di satu titik? Tapi dunia... terus jalan kayak nggak ada yang hilang. Anjani Wulan pernah bikin permohonan diam-diam di jam 11:11 - tanpa sadar, semesta benar-benar mengabulkannya. Tapi nggak ada yang bilang, setiap permohonan yang terkabul... selalu ada harga yang harus dibayar. Kini, dia satu-satunya yang mengingat segalanya. Tentang tawa, tentang langkah yang pernah seirama, tentang seseorang yang datang seperti jawaban. Seseorang yang kini berdiri di tempat yang sama, dengan tatapan kosong. Dan berkata, "Kayaknya gue pernah mimpi duduk di sini dan liat cewek yang senyumnya kayak lo." REMAINS adalah cerita tentang jeda yang tak pernah benar-benar selesai. Tentang kenangan yang tetap tinggal, bahkan saat orangnya pergi. Karena nggak semua kisah butuh akhir. Kadang cukup dengan... masih ada yang mengingatnya.
Alle Rechte vorbehalten
#447
ceritacinta
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien