✔️ The Wrong Pan

✔️ The Wrong Pan

  • WpView
    Reads 135
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Wed, Apr 8, 2026
Dia akan mati. Mereka, lebih tepatnya. Seluruh penduduk New York tahu, Parnell dan Lea adalah musuh bebuyutan dalam dunia kuliner. Atas kasus pembunuhan, Parnell resmi mendapat vonis sebagai tahanan di lapas yang juga merupakan tempat kerja Lea. Sedari dulu, Parnell dan Lea berusaha saling membunuh, walau bukan secara harfiah. Satu hari, terjadi tragedi keracunan massal di lapas, membuat keduanya saling menuduh untuk balas dendam. Kali ini, mereka benar-benar akan mati.
All Rights Reserved
#13
lapas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Dateline [END]
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Be My Wife
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Silent Traces by the Sea
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • DOMINEX | The Crime Lock

Bagi Sekar, bekerja di agensi iklan rasanya seperti bermain survival game. Deadline yang tidak masuk akal, revisi, presentasi, membuat copy dadakan, sampai brainstorming tengah malam. Semuanya sudah menjadi makanan sehari-hari dan seharusnya sih, aman terkendali. Kecuali saat klien Bank itu datang mengacak-acak seluruh tatanan. Gilbran Mahesa. Dia adalah sumber migrain terbesar bagi satu tim kreatif dan suka membuat pegawai lain ketar-ketir. Bagaikan alarm deadline yang tidak pernah berhenti berdentang. Dia mustahil diajak kompromi, sulit diakali, dan selalu memberi revisi yang tak terduga. Perlahan, Gilbran bukan hanya menumpuk deadline di kalender Sekar. Dia juga mulai menyelipkan 'date-line' alias serangkaian kencan tersembunyi yang membuat Sekar bingung. Ini kerjaan, jebakan, atau justru kesempatan? ⚠️ Peringatan: Cerita ini karya asli penulis. Dilarang menyalin, menggandakan, atau mempublikasikan tanpa izin. Cover edited by canva and procreate First published: October 4th 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines