Miss Fabulous VS Mr. Famous

Miss Fabulous VS Mr. Famous

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 26, 2025
Kayla Stacia Alonna, yang dikenal Miss Independent atau si paling mandiri dari kecil. Dia baru saja merangkap ke usia 20 tahunan, dan siapa sangka hidupnya berubah drastis atas permintaan sang ibu untuk menjodohkannya dengan seorang vokalis band terkenal bernama Dameter Benedict Soll. Kayla tahu betul kalau orang tuanya yang kaya raya pasti punya banyak kenalan dari kaum miliarder. Tapi, siapa sangka kalau keluarganya menjodohkan dia dengan seorang musisi yang terkenal sering membuat skandal. Dia hanya tahu sosok Dameter, bukan mengenalnya. Kayla pun hanya tahu Dameter dari berita, media sosial, dan majalah yang sering ia baca saja. Setelah bertemu, mereka sempat bicara dan berencana untuk menggagalkan perjodohan ini dengan segala cara, juga dengan taruhan yang mereka sepakati. Dameter yang saat itu sedang memiliki hubungan dengan seorang wanita tentu saja menolak dengan keras, meskipun perjodohan ini adalah wasiat dari mendiang ayahnya yang telah pergi 1 tahun lalu. Kayla dan Dameter menjadi sosok yang berlawanan karena taruhan yang mereka buat sendiri. Tapi, tanpa mereka sadari, mereka malah makin dekat karena sering bertemu untuk membuat rencana dalam menggagalkan perjodohan mereka. Dari sikap awal mereka yang sama-sama cuek dan keras kepala menjadi saling curi pandang dan peduli. Bahkan saat mereka berdua tertangkap dalam jerat perasaan masing-masing, pikiran mereka tetap berusaha menolak dan tetap pada pendirian teguh mereka untuk menggagalkan perjodohan. "Apartemen lo bagus, gue suka! Kalo rencana gue yang berhasil, siap-siap ganti nama ya di surat kepemilikan." Kayla melebarkan senyumnya. "Cuma apartemen aja? Gue punya mansion juga lho FYI. Oke, gue ikutin mau lo, tapi kalau rencana gue yang berhasil, gue mau mahkota lo." Balas Dameter dengan muka nakalnya.
All Rights Reserved
#28
musikal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines