Sagara Warna

Sagara Warna

  • WpView
    Reads 4,186
  • WpVote
    Votes 524
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 21, 2026
Elzetta Laicara tumbuh dengan dikelilingi banyak cinta. Sebagai bungsu dari empat bersaudara dan satu-satunya anak perempuan, hidupnya tak pernah kekurangan peluk, tawa, dan perhatian. Hatinya luas, hangat, dan penuh warna. Seperti rumah yang selalu berhasil dia desain, hidup dan membuat orang ingin tinggal lebih lama. Namun perjalanan membawanya jatuh cinta pada seorang lelaki dalam sunyi. Bukan tidak berbalas, hanya saja cinta untuknya datang dalam bentuk yang tidak biasa. Tidak seperti yang selama ini dia dapat, Laica merasakan cinta yang tidak lantang dan tidak mudah ditebak. Laica tahu, hubungan mereka menyisakan dua pilihan, dia yang berhasil berbagi warna pada lelaki itu atau justru dia yang akan kehabisan warna pada akhirnya.
All Rights Reserved
#675
family
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Painting Flowers (Pain Series #1)
  • Rahasia Reshia
  • A 1000 Miles To Marry You (END)
  • Sisi Hati
  • FLAW(LESS)
  • Nyala Redup di Sudut-Sudut Pabrik [END]
  • LOVE HATE BUTTERCREAM
  • The Marriage Blueprint
  • Fine.
  • HETEROCHROMIA (Koplonya Hidup)

Setelah belasan tahun menjalin hubungan, Laisa harus merelakan kekasihnya menikah dengan perempuan lain karena satu alasan sederhana; Laisa tidak bisa menjadi ibu rumah tangga. Menjadi tulang punggung keluarga sejak kematian sang ayah dengan adik yang masih harus dia sekolahkan, membuat pilihan hidup Laisa menjadi terbatas. Dia harus belajar merelakan seraya tetap menjalani hari-harinya sebagai ketua tim marketing Jalan-jalan.com di gedung The Headquarters. Ketika cinta lain datang dalam wujud dua pria yang sama sekali tidak diduganya, Laisa kembali berhadapan dengan pilihan sulit. Haruskah dia percayakan hatinya kepada seorang pria yang tidak bisa menjanjikan komitmen, tetapi membuat jantungnya berdebar? Atau dia terima saja lamaran dari pria yang bersedia menerima dirinya apa adanya, meski tanpa cinta? *** Sudah tamat dan lengkap, silakan baca sampai selesai~

More details
WpActionLinkContent Guidelines