PAPARAZZI

PAPARAZZI

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 28, 2025
Empat tahun lalu, mereka hanya sepasang teman angkatan di SMA. Dirana Anidya, gadis pendiam dengan tatapan tajam di balik kacamata bulat, dan Tama Gasfari, siswa teladan yang bercita-cita menjadi polisi. Tak ada yang tahu, ada rasa yang diam-diam tumbuh di sela waktu terlalu dalam, hingga perlahan menjelma menjadi sesuatu yang lebih gelap dari sekadar kenangan. Kini, Tama telah menjadi salah satu Detektif Kepolisian termuda di Korea Selatan. Dikenal tajam, metodis, dan penuh dedikasi dalam menangani kasus-kasus pembunuhan berantai yang rumit dan nyaris tanpa jejak. Namun dalam setiap kasus, selalu ada satu hal yang tak bisa dijelaskan secara logis: sebuah amplop misterius yang muncul di lokasi kejadian. Isinya? Foto dirinya. Berdiri di dekat jasad para korban. Presisi. Hening. Diambil dari sudut mustahil. Dan selalu ada inisial kecil di pojok bawah: T. (inisial namanya? Tama?) Sementara itu, Dirana Anidya kini dikenal sebagai sutradara film thriller tersukses di industri perfilman Korea. Film-filmnya nyaris selalu memuat detail kejahatan yang menyeramkan, akurat, dan... terlalu nyata. Namun tak ada yang menyangka bahwa inspirasinya datang dari tempat yang jauh lebih gelap dari sekadar riset naskah. Obsesi, sekecil apa pun, selalu menuntut harga. Saat satu kasus baru menampilkan pola yang terlalu personal terlalu dekat Tama mulai menyadari bahwa seseorang selama ini mengamati setiap langkahnya. Seseorang yang tahu lebih banyak dari polisi mana pun. Seseorang yang mungkin... terlalu dekat dengan si pembunuh. Atau justru, sudah menjadi bagian dari narasi kejahatan itu sendiri. "Siapa sosok bayangan yang mengikuti setiap jejak Tama di tengah kasus-kasus mengerikan ini? Dan siapa sebenarnya dalang di balik rentetan pembunuhan berantai itu? Apakah sang pengamat diam-diam lebih terlibat dari yang terlihat? Atau masih ada plot twist yang belum terungkap tersimpan rapat di balik lensa dan naskah film yang sempurna?"
All Rights Reserved
#1
paparazi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • Hello, Mr. Mafia!
  • My Perfect Model ( Republish )
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Fraktal Rahasia
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Defiant [END]
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Shadow in the Lab
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines