After the Goodbye : Karena akhir dari cerita adalah awal untukku

After the Goodbye : Karena akhir dari cerita adalah awal untukku

  • WpView
    Reads 836
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 11, 2026
After The Goodbye : Karena akhir dari cerita adalah awal untukku Penulis : Qiara Haleela Rexa Saat dunia runtuh karena pengkhianatan, apakah ambisi masa depan cukup untuk menyembuhkan luka yang tak pernah mengucap kata pamit? Bagi Elyaska, cinta seharusnya menjadi pelabuhan, bukan badai yang menghancurkan. Namun, ada sebuh peristiwa tak terduga yang membuat dunianya berhenti berputar tepat di tengah ambisi akademiknya. Di antara puing-puing hatinya yang hancur, sebuah rahasia besar mulai terungkap. Seseorang dari masa lalu diam-diam mengawasinya dari kejauhan, menjaga Elyaska dalam sunyi yang teramat panjang. Ketika luka masa lalu dan masa depan yang membakar saling berbenturan, Elyaska dihadapkan pada pilihan: terus meratapi pengkhianatan, atau menyambut sosok misterius yang siap membawanya pulang? 𝑆𝑎𝑚𝑝𝑢𝑙 ℎ𝑎𝑛𝑦𝑎 𝑖𝑙𝑢𝑠𝑡𝑟𝑎𝑠𝑖 𝑠𝑒𝑚𝑒𝑛𝑡𝑎𝑟𝑎
All Rights Reserved
#892
sweet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa (Hiatus)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines