BOS EX-TRA REMPONG

BOS EX-TRA REMPONG

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 18, 2025
"Aku ga bisa lanjut lagi by, maaf. Semoga kamu ngerti." 16 detik. Itu durasi voice note terakhir dari Cakra, lima tahun lalu. Dan sejak detik ke-17 sampai sekarang, Gabby bahkan gak tahu lagi rasanya didengar. Setelah semua cerita, semua rencana masa depan, semua "aku sayang kamu meski kita LDR-an"-dia cuma dapet... sebuah suara cowok sok cool dengan nada putus nyambung kayak sinyal WiFi gratisan. Dan sekarang, lima tahun berlalu. Gabby bangga bisa move on. Hidupnya (nyaris) stabil. Rambutnya lebih bagus. Jerawat LDR udah nggak nongol. Dan yang paling penting: dia udah kerja di perusahaan besar dengan gaji tetap dan ruangan ber-AC! Tapi... "Selamat datang di tim kami, Gabby. Ini dia atasan langsungmu, Pak Cakra Aditya." Waktu Cakra berdiri di depannya-pakai jas biru tua, rambut klimis, dan senyum setipis dosa lama-Gabby cuma bisa satu hal: Tertawa. Tapi bukan tawa bahagia. Lebih kayak... tawa orang mau meledak. "Lah ini mah... mantan yang ngilang kayak hantu kampus, sekarang jadi bos gue?!" Ya Tuhan. Kalau ini ujian, boleh nggak dia minta kisi-kisinya dulu?
All Rights Reserved
#25
rempong
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nala dan Mas Juragan

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines