You're Mine, Bocil!

You're Mine, Bocil!

  • WpView
    Reads 1,741
  • WpVote
    Votes 137
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 6, 2025
Gabriel Dika Kean Alveric, pria usia 27 tahun, dia sudah menjadi CEO perusahaan ternama. Tatapan tajam, suara datar, posesif, cuek namun romantis, dan emosi sulit ditebak. Dika awalnya menolak perjodohan itu. Baginya semua hanya urusan bisnis keluarga. Sampai ia tahu 'Calon Istrinya' adalah si "bocil" polos yang diam-diam dia incar. Sherly Adara Eleanor Matthew, mahasiswi clumsy berusia 21 tahun, tidak pernah menyangka hidupnya berubah drastis ketika orang tuanya menjodohkannya dengan pria asing. Ia menolak keras perjodohan itu. Tetapi lama kelamaan terselip rasa cinta yang mulai dirasakan Adara karena perbuatan Dika yang memberi perlindungan untuk Adara, dari situ Adara mulai luluh. Dan ketika cinta mulai dirasakan keduanya, masa lalu dan ambisi menghantam keduanya. Ketika Dika nekat mengikuti balapan melawan musuh demi melindungi Adara, takdir berkata lain. Kecelakaan itu merenggut segalanya - termasuk kesadaran Dika. Dalam koma panjang, hanya suara tangis Adara yang terdengar memohon... Akankah Dika selamat? Atau malah sebaliknya hmmm.... kira-kira happy end atau sad end ya guyss? "Kamu milikku, bocil. Titik." - Dika "Kamu belum boleh pergi... kamu belum minta izin dari bocilmu." - Adara
All Rights Reserved
#254
magic5
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines