Aurel Maharani, gadis cerdas dan anggun, sedang menempuh pendidikan hukum di universitas ternama. Di balik kesibukannya, tersimpan satu nama yang diam-diam masih ia jaga dalam doa: Satria Anggara - sahabat kecil yang dulu tumbuh bersamanya di kampung halaman, lalu menghilang seiring berjalannya waktu.
Dulu mereka tertawa bersama, bermain layangan di sore hari, tanpa tahu hidup akan memisahkan mereka. Aurel melangkah ke SMA bergengsi dan mengejar karier akademik, sementara Satria memilih jalan berbeda-menimba ilmu di pondok pesantren, lalu mengabdi sebagai prajurit TNI AU.
Bertahun-tahun tanpa kabar, takdir mempertemukan mereka kembali. Satria kini gagah berseragam biru langit. Aurel, seorang mahasiswi tangguh yang menyimpan resah dalam hatinya. Pertemuan itu membangkitkan kenangan... dan rasa yang tumbuh perlahan, lebih dalam dari sebelumnya.
Namun ini bukan hanya kisah tentang cinta masa kecil yang tumbuh kembali.
Di tengah percakapan dan nasihat Satria yang sederhana tapi bermakna, Aurel mulai tersadar: ada kekosongan dalam hidupnya yang tak mampu diisi oleh apa pun di dunia-kecuali kedekatannya kepada Allah.
Hijrah Aurel bukan karena seorang lelaki, tapi karena ia mulai memahami arti hidup yang sebenarnya. Sebuah keputusan besar yang lahir dari ketulusan, bukan paksaan.
Mengagumi Seorang TNI AU adalah kisah tentang cinta yang tumbuh dalam diam, perjalanan menuju hidayah, dan harapan yang dijaga dalam doa.
Tentang dua hati yang pernah saling menunggu dalam sunyi... dan akhirnya dipertemukan kembali oleh takdir, untuk saling menguatkan-bukan sekadar saling memiliki.
Todos os Direitos Reservados