She's is already mine [ON GOING]

She's is already mine [ON GOING]

  • WpView
    Reads 1,458
  • WpVote
    Votes 571
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadComplete Fri, Mar 27, 2026
Dia bukan tipe cowo yang mudah tertarik dengan wanita, Tapi saat melihat Vellora, segalanya berubah. Bukan karena cinta. Tapi karena dorongan untuk memiliki. Vellora berbeda. Terlalu tenang, terlalu sulit ditebak, dan justru itu yang membuatnya tak bisa dilepaskan. Bagi pria itu, hidup adalah soal kendali. Dan Vellora... sudah ada dalam genggamannya-entah dia menyadarinya atau tidak. karena sejak awal, Dia sudah menandai Vellora sebagai miliknya. bagi dia, Vellora sudah miliknya. dengan atau tanpa izin. Ini bukan kisah manis. Ini tentang ketertarikan yang perlahan berubah jadi obsesi. Tentang dua orang yang tak tahu batas antara rasa, kekuasaan, dan kehendak. Dan ketika segalanya mulai memanas, satu persatu pertanyaan mula muncul: siapa yang akan selamat, dan siapa yang akan hancur? Siapa sebenarnya yang mengendalikan siapa?
All Rights Reserved
#218
obsessivelove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • The Last Yes!
  • Chasing Sanara
  • The Villain Mother
  • De Andere Weg (END)
  • SASMITA CANDALA (21+)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Almost Married (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines