Dalam diam yang retak

Dalam diam yang retak

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 1, 2025
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
''Dalam Diam yang Retak" Menceritakan kisah tentang Ell, seorang anak lelaki yang tumbuh bukan dalam dekapan hangat, melainkan di tengah dentuman suara pertengkaran yang menjadi irama kesehariannya. Di rumah yang seharusnya menjadi tempat pulang, Ell belajar bahwa kata-kata bisa lebih tajam dari pisau, dan keheningan sering kali menjadi satu-satunya perlindungan yang ia punya. Sejak kecil, Ell telah menjadi saksi bisu dari perang tanpa akhir antara dua orang yang seharusnya saling mencinta. Ia tak pernah diajari cara menangis, hanya cara bertahan. Setiap perasaannya ia lipat rapi, disembunyikan jauh dalam relung yang bahkan ia sendiri tak tahu caranya membukanya kembali. Ia menjadi mahir tersenyum tanpa sebab, tertawa tanpa rasa-menjalani hidup seperti bayangan yang terus menghindar dari cahaya. Ell mulai menyadari bahwa selama ini ia bukan menyembuhkan diri-ia hanya beradaptasi akan retakan yang kini mulai menganga. Amarah, takut, dan kesedihan menumpuk tanpa jalan keluar. Malam-malamnya penuh dengan bisikan sunyi, menatap langit-langit kamar sambil bertanya, "Apakah aku yang rusak? Atau dunia yang tak pernah benar-benar mendengarku?" Setiap pelukan terasa seperti jebakan, setiap kata manis-seperti ancaman. Ia belajar bahwa diam lebih aman daripada mengemis pengertian. Fasatnya retak tanpa suara, tersesat antara ingin menangis atau pura-pura tertawa. Ketika cinta datang menyapa pelan, hatinya menegang, seakan badai kembali datang. Namun, di antara semua kerapuhan dan ketakutan, masih tersisa seberkas harapan- bahwa suatu hari nanti, cinta tak lagi terasa seperti ancaman, melainkan tempat paling aman untuk pulang. "Dibalik keheningan,aku belajar sebuah ketenangan" -Gabrael
All Rights Reserved
#828
of
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  "The Protector's Legacy: Love, Chaos, and the Choi Heirs
  • Heir of 24 Hours
  • Stay with you? Really?
  • Changed || Caine Chana || FANFIC || S3 ON GOING
  • Force to Marry the Devil
  • Terasingkan (On Going) (Slow Update)
  • Transmigrasi: Dion or Daniel (Hiatus)
  • Just A Name
  • Ferrell Harland Natio
  • The Baby Of Valderic

Jennie mendengus, lalu masuk ke dalam mobil. Saat Lisa hendak duduk di kursi depan samping supir, Jennie tiba-tiba bersuara. "Siapa bilang kau duduk di depan? Kau duduk di belakang, di sampingku. Aku ingin melihat seberapa hebat 'pahlawan' pilihan Appa ini saat aku sedang merasa bosan," perintah Jennie dengan nada meremehkan. Lisa terdiam sejenak, lalu mengangguk. "Baik, Nona."

More details
WpActionLinkContent Guidelines