Yang Bertahan, Yang Terluka

Yang Bertahan, Yang Terluka

  • WpView
    LETTURE 226
  • WpVote
    Voti 18
  • WpPart
    Parti 11
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, dic 18, 2025
"Aku bertahan, bukan karena bodoh. Tapi karena aku percaya-seseorang yang kucintai akan memilih tinggal. Tapi nyatanya, yang bertahanlah yang paling sering terluka." Ini adalah kisah seorang perempuan yang mencintai dengan tulus, memberi ruang, waktu, dan hatinya untuk seseorang yang tak pernah benar-benar hadir sepenuh hati. Melalui hubungan jarak jauh yang penuh janji manis, ia memupuk harapan. Ia menjadi rumah bagi keluh kesah pasangannya, menjadi tempat pulang dari segala lelah. Tapi saat ia sendiri membutuhkan dipeluk, dipahami, dan dihargai-yang ia temui hanya tembok, pengabaian, dan kata-kata yang menyudutkan. Hingga suatu hari, setelah mempertahankan segalanya sendirian, ia akhirnya ditinggalkan begitu saja. Tanpa pertemuan, tanpa penjelasan yang jujur. Hanya kata-kata ringan yang meninggalkan luka berat. Ini bukan kisah cinta yang berhasil. Tapi ini adalah kisah seseorang yang berhasil menyelamatkan dirinya sendiri. "Yang Bertahan, Yang Terluka" bukan hanya catatan perpisahan. Ini adalah surat panjang untuk semua hati yang pernah memberi terlalu banyak, tanpa pernah benar-benar dimiliki. Dan pada akhirnya, ini adalah kisah pulang-bukan kepada siapa-siapa, tapi kepada diri sendiri.
Tutti i diritti riservati
#357
psikologi
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti