Yang Bertahan, Yang Terluka

Yang Bertahan, Yang Terluka

  • WpView
    Reads 262
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 18, 2025
"Aku bertahan, bukan karena bodoh. Tapi karena aku percaya-seseorang yang kucintai akan memilih tinggal. Tapi nyatanya, yang bertahanlah yang paling sering terluka." Ini adalah kisah seorang perempuan yang mencintai dengan tulus, memberi ruang, waktu, dan hatinya untuk seseorang yang tak pernah benar-benar hadir sepenuh hati. Melalui hubungan jarak jauh yang penuh janji manis, ia memupuk harapan. Ia menjadi rumah bagi keluh kesah pasangannya, menjadi tempat pulang dari segala lelah. Tapi saat ia sendiri membutuhkan dipeluk, dipahami, dan dihargai-yang ia temui hanya tembok, pengabaian, dan kata-kata yang menyudutkan. Hingga suatu hari, setelah mempertahankan segalanya sendirian, ia akhirnya ditinggalkan begitu saja. Tanpa pertemuan, tanpa penjelasan yang jujur. Hanya kata-kata ringan yang meninggalkan luka berat. Ini bukan kisah cinta yang berhasil. Tapi ini adalah kisah seseorang yang berhasil menyelamatkan dirinya sendiri. "Yang Bertahan, Yang Terluka" bukan hanya catatan perpisahan. Ini adalah surat panjang untuk semua hati yang pernah memberi terlalu banyak, tanpa pernah benar-benar dimiliki. Dan pada akhirnya, ini adalah kisah pulang-bukan kepada siapa-siapa, tapi kepada diri sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines