Hope, Hurt, Hollow

Hope, Hurt, Hollow

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing30m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 8, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Djanu dan Prajna tumbuh bersama sebagai sahabat yang saling menyembunyikan rasa karena mereka tahu: keyakinan mereka berbeda, dan itu bukan hal sepele. Namun, saat perasaan tidak bisa lagi dibohongi, keduanya memilih untuk mencoba menjalin hubungan. Dalam diam, mereka mencintai dengan harapan dan ketakutan yang sama besar. Hingga suatu hari, cinta mereka sampai pada keadaan yang tidak terhindarkan--permintaan untuk berpindah keyakinan. Tidak sanggup mengubah diri maupun memaksa, salah satu pergi tanpa pamit. Lalu, bagaimana jika keduanya kembali dipertemukan dengan masih membawa luka yang sama-sama belum tersembuhkan?
All Rights Reserved
#33
bedaagama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • In The Silence, I Found You
  •  Sangue Trovato | complete
  • Beauty in Disaster
  • Crush On You
  • What's Left Unsaid
  • ✅ Love Doesn't Lies
  • Mr. Cold
  • 𝐊𝐄𝐓𝐔𝐀 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐀𝐖𝐀𝐒 𝐈𝐓𝐔 𝐒𝐔𝐀𝐌𝐈𝐊𝐔! || 𝐂
  • Waktu Menyimpan Nama Kita
  • LEXA Earth Battle

Kisah kita tak sempat jadi 'kita'. Dalam setiap diam dan perhatian kecilmu, aku selalu mencarimu dan menemukanmu dalam sunyi. Sudah empat tahun berlalu tapi kenangan tentang awal pertemuan kita masih melekat. Kita hanya dua orang yang kebetulan dipertemukan dalam satu ruang dan rutinitas, saling lempar senyum seadanya, bekerja berdampingan tanpa banyak bicara. Tapi siapa sangka dari obrolan ringan dan kebersamaan yang tak disengaja, kamu perlahan jadi bagian yang paling kurindukan. Kita tidak pernah bicara soal perasaan. Tak ada pengakuan, tak ada janji. Tapi kamu selalu hadir dalam sela percakapan singkat, dalam perhatian yang datang tanpa diminta, dan dalam cara kamu mengingat hal-hal kecil yang bahkan tak kupikir penting. Dan sekarang dalam hening yang tak lagi bisa kau temani, aku baru mulai memahami semuanya. Suaramu, perhatianmu, hal-hal kecil yang dulu terasa rutin ternyata menyimpan ruang yang lebih besar dari yang pernah kusadari. Ini bukan kisah cinta yang dirayakan banyak orang. Ini tentang seseorang yang datang perlahan, tinggal diam-diam, lalu berpindah ke dunia berbeda yang tak bisa kususul. Meninggalkan jejak yang tetap hidup di sini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines