Story cover for Blue Heart  by alxndrrenee
Blue Heart
  • WpView
    reads 3
  • WpVote
    Stemmen 1
  • WpPart
    Delen 1
  • WpHistory
    Tijd <5 mins
  • WpView
    reads 3
  • WpVote
    Stemmen 1
  • WpPart
    Delen 1
  • WpHistory
    Tijd <5 mins
Lopende, voor het eerst gepubliceerd jun. 29, 2025
Phoenix dan Morgan adalah sepasang kekasih yang dulu saling mencintai namun harus berpisah karena kesalahpahaman yang tak termaafkan. Dalam kehancuran emosinya, Phoenix menemukan Lou seseorang yang penuh ketulusan dan menjadi pelabuhan tenangnya. Namun kebahagiaan singkat itu sirna ketika Lou meninggal secara tragis dalam sebuah kecelakaan, meninggalkan luka baru di hati Phoenix. 

Takdir mempertemukan kembali Phoenix dan Morgan. Dalam upaya memperbaiki masa lalu, mereka memutuskan untuk menikah. Namun pernikahan mereka jauh dari kata bahagia, Phoenix tenggelam dalam dunia gemerlap terlihat di media sering clubbing dan bergaul bebas sementara Morgan terus merasa dikhianati dan sendirian dalam ikatan yang seharusnya menyembuhkan.
Alle rechten voorbehouden

1 deel

Meld je aan om Blue Heart aan je bibliotheek toe te voegen en updates te ontvangen
of
Inhoudsrichtlijnen
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
Slide 1 of 8
Jangan Berpaling Dariku cover
KISAH TENTANG PERJALANAN HIDUP cover
Nyangga cover
GINA cover
Cinta: Sebuah Prognosis dan Resusitasi cover
7 Abad Penantian cover
I Can't✔ cover
Ranjang sahabatku cover

Jangan Berpaling Dariku

1 deel Compleet

Berkahwin dengan lelaki yang dia cinta merupakan impian dalam hidup Aina. Bahagia... itu yang dia mahu bersama Benjamin. " Sampah apa yang kau bagi pada aku ni?" kasar suara Benjamin menyoal. Aina mengambil dokumen yang dilemparkan Benjamin di atas meja lalu dia membelek sekali lagi. Rasanya tiada kesilapan yang dia lakukan kerana dia telah menyemak berkali-kali sebelum menghantarnya kepada Benjamin. " Erk... ini kan dokumen yang Encik Benjamin suruh saya buat." Aina membalas perlahan. Dan dia rasa ingin menampar mulut sendiri kerana menjawab. " Ini bukan dokumen yang aku suruh kau buat tapi ini sampah! Benda macam ni patut masuk dalam tong sampah, bukan kat atas meja aku!" Benjamin membentak kuat. Namun hidupnya seakan tercampak ke dalam lembah kedukaan bila Benjamin sering menolaknya jauh dari sisi. Bertahan atau mengalah... apa yang harus dia lakukan? Dibenci suami sendiri, sanggupkah Aina bertahan di sisi Benjamin?