
Malam itu hujan turun deras. Edward hanya ingin berbagi malam sederhana dengan sahabat lamanya. Secangkir kopi, semangkuk mie, dan tawa kecil yang menghangatkan hati. Tapi takdir berkata lain. Sebuah kecelakaan merenggut nyawanya. Namun, kematian bukan akhir-melainkan awal dari sesuatu yang jauh lebih aneh. Ketika membuka mata kembali, Edward tidak berada di rumah sakit... bukan pula di dunia yang ia kenal. Ia dikelilingi cahaya hangat, suara asing, dan... tangan-tangan yang menggendongnya. Tubuhnya kecil. Suaranya cuma tangisan. Dan lebih parahnya lagi "EH?! Kok aku jadi bayi?!"Todos os Direitos Reservados
1 capítulo