We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Heart Station

Heart Station

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 13, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Utada Yuki seorang penyiar magang di sebuah radio tua yang hampir bangkrut memulai karier nya. radio ini tidak biasa. Heart Station berhasil membunuh ratusan pendengarnya. bagaimana bisa sebuah stasiun radio membunuh? Apakah utada Yuki mengetahui hal ini ? "Heart station untuk para pecinta , heart station untuk para p endosa"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • mata atta ne, my dearest [Ryoji x Minako/Hamuko/MShe] [Persona 3 Fanfiction]
  • LET'S CHANGE - YONGNIE, YULICE
  • hidden child || kny
  • LIFE EXCHANGE - SAKUATSU & SUNAOSA
  • BE THE WINNER - SUNAATSUSAKU
  • Why me? please love me! [ShimaSen] ✔
  • BETWEEN US 2 - ITASAKUSASO
  • IDOL & MODELS - KUROO TETSURO
  • The Kwons: Life, Love, And Ghosts
  • Kutukan (Jujutsu Kaisen x Female Reader!)

"Jadi, jika memang ini adalah sekali lagi kesempatan untuk kita, mengapa tidak kita menulis ulang takdir kita?" - A,H "Ulang-berulang dan seterusnya mulai dari saat ini, kan ku datang kepadamu dan memotong lingkar takdir sial yang telah membuatmu sengsara, cintaku." - M,R ------------------------------------------------------------------------------------------------------ Bertahun-tahun setelah di segelnya Nyx bersama kenangan akan Ryoji Mochizuki, pria yang ia cintai, Hamuko/Minako Arisato menjadi hancur berkeping. Hidup tak lagi sama dan tak lagi berwarna seperti saat Ryoji ada. Di satu sisi, berulang kali Ryoji melihat dari sana. Berkali-kali reinkarnasi dan lingkaran kehidupan berputar, tetapi tetap saja, Kasihnya itu tak bahagia. Ia tak tahan lagi melihatnya. Melihat orang yang ia cintai menderita dan sengsara. Hingga akhirnya ia berani bertanya kepada ibunya, 'Jadikan aku manusia.'

More details
WpActionLinkContent Guidelines