Narayan: Jauhin cewek gue atau gue hajar lo! Erlang: Hajar dong cantik, tapi sambil pangku ya. Narayan mengira Erlang datang untuk merebut segalanya darinya. Perhatian teman, sorotan guru, bahkan gadisnya. Tapi kenyataannya tidak sesederhana itu. Erlang hanya menginginkan satu hal; Narayan sendiri. Persaingan yang dilihat orang lain hanyalah bayangan, sebuah alasan untuk tetap berada di dekatnya. Sementara di balik setiap tatapan, Erlang sudah lama tersesat pada perasaan yang tak seharusnya ada.
Más detalles